Berisi tentang Trik, Tutorial, Tanya-jawab seputar Komputer dan Jaringan, dan Mikrotik

Kamis, 09 Oktober 2014

ada yang tau tentang FTP, gimana cara menstransver antara clint server, dan semuanya tentang stp, cek https://www.dropbox.com/s/00vgxeyoksu87gw/Tugas4_TKJ1_11513.docx?dl=0

Selasa, 26 Agustus 2014

Selasa, 22 April 2014

Berikut ini saya akan memposting tentang barang milik ubiquite lkagi, Langsung saja ini tutorialnya bagaimana Cara Setting Airgrid Sebagai Access Point.

CARA SETTING AIRGRID SEBAGAI SERVER

  1. Rubah ip komuter menjadi 192.168.1.2( se blog dengan AGM5HP ), lalu masuk web browser, ketikkan 192.168.1.20.
  2. Ketikan username: ubnt, password : ubnt
  3. Klik menu Network , lalu ganti ip address AGM5HP
    Pertama (pusat) menjadi 192.168.1.10, gateway IP diisikan IP Modem sumber internet (speedy), misal : 192.168.1.1, pilihan lain bisa diabaikan.


    Jika sudah klik Change > Apply
  4. Klik menu Wireless, isikan seperti dibawah ini :


    Wireless Mode : Access Point
    SSID : (diisikan bebas)
    Channel Width : 40MHz
    Jika menghendaki Security, bisa diisikan, misal :
    Security : WPA
    WPA Preshared Key : 123456789
    Untuk pilihan lain bisa diabaikan
  5. Lalu Klik Change> Apply. Tunggu proses AP refresh,
    ( icon lan disconnect lalu connect kmbali )

SETTING AIRGRID SEBAGAI CLIENT
  1. Masuk ke web browser, ketikan 192.168.,1.20, isikan Username : ubnt, password : ubnt.
  2. Masuk ke menu wireless, ubah setting sesuai gambar dibawah,


    Wireless
    Wireless Mode : Station
    SSID : (klik Select untuk scan AP yang telah dibuat tadi),
    pilih opsi Lock AP MAC.
    Security : WPA (Sesuai tipe security Pusat td)
    WPA Preshared : 123456789Jika sudah klik Change> Apply.
  3. Jika sudah, coba cek status di AP Pusat, di menu Main


    Jika sudah muncul seperti gambar diatas, koneks P2P yg kita buat sudah selesai, tinggal test dengan ping ke kedua alamat IP address masing2 AGM5HP. Ping ke 192.168.1.20 dan 192.168.1.10


    Jika Replay, maka Setting Point to Point AirGridM5HP telah berhasil.

    Demikian Tutorial yang saya berikan Jarak Tempuh 15 Km istimewa. Dengan Tinggi Tower 20 Meter.

Sabtu, 19 April 2014

Postingan saya kali ini tentang barang milik ubiquite lagi :D. Berikut saya jelaskan cara setting NanoStation M2 sebagai Access Point

A. PERSIAPAN
  1. NanoStation M2
  2. PoE dan Power Supply
  3. Kabel RJ-45 dengan tipe cross dan straight

B. PEMASANGAN
  1. Tancapkan kabel RJ-45 straigh dari port NanoStation ke port PoE
  2. Tancapkan kabel RJ-45 cross dari port lan ke port komputer
  3. Tancapkan power supply
C. SETTING AP
  1. IP default NanoStation 192.168.1.20 dengan user ubnt dan password ubnt
  2. Setting terlebih dahulu IP di komputer anda disesuaikan dengan IP default dari NanoStation contohnya: 192.168.1.2 - 192.168.1.xx
  3. Buka browser anda dan ketik IP default
  4. Masukkan username dan password default ubnt kemudian enter


  5. Akan tampil status dari NanoStation 
  6. Pertama yang harus kita lakukan yaitu mendisable AirMax .
    AirMax merupakan antena yang dapat menangkap lebih dari 100Mbps sedangkan wifi atau lan yang ada di komputer kita hanya 54 Mbps jadi jika kita mengenable AirMax, komputer atau laptop kita tidak akan bisa terkoneksi dengan AP yang akan kita setting ini.
    Maka dari itu AirMax perlu di disable dengan menghilangkan centang.
     

  7. Klik wireless untuk setting AP


    A. Wireless Mode pilih Access Point
    B. SSID isi dengan Nama APyang akan menjadi ID untuk koneksi
    C. Chennel Width harus di isi 20 MHZ
    D. Frequancy isi sesuai kebutuhan, di indonesia disediakan 11 Frequency
    E. Output Power merupakan kekuatan signal kita, isi 10 atau lebih besar untuk area yang lebih luas
    F. Bila sudah selesai change kemudian Apply
  8. Untuk setting Security


    A. Security bisa kita pilih sesuai kebutuhan AES, WPA, atau WPA2
    B. WPA Authentication pilih PSKC. WPA Preshared Key tulis password untuk konek ke AP kitaD. Jika ingin agar lebih terproteksi Eneble MAC ACL     klik ACL untuk mendaftarkan Mac Address,      jadi hanya Mac Address yang terdaftar saja yang bisa terkoneksi dengan AP kita.E. Klik Change kemudian Apply
  9. Ubah IP Address AP kita klik Network



    A. Pilih IP Static dan ubah sesuai dengan alamat IP di jaringan anda.
    B. Klik Change kemudian Apply.
  10. Selamat AP anda siap di uji coba

Rabu, 16 April 2014

Saya tadi habis memanjat tower untuk memasang omni baru untuk client baru tentunya, omni yang saya pasang menggunakan bullet m5, ya tentu saja saya sudah pernah mengkonfigurasinya. Nah diatas saya melihat omni lain, tetapi tidak menggunakan bullet m5 melainkan dengan rocket m5, saya penasaran bagaimana sih mengkonfigurasi rocket m5. Ternyata seperti ini caranya :

Radio Rocket M5 AirOS sangat bagus dalam pengguna wireless apalagi untuk jarak 15 Km masih dapat menghasilkan singnal yang Bagus, tetapi kekurangan pada Rockt M5 AirOS itu hanya terdapat pada Frequency yang tidak Memaksimalkan, hanya terdapat 4 Frequency. Sehingga mudah Interfency terhadap pengguna Rocket M5 lain nya.

Ok, langsung saja kita ke settingan Rocket M5 Point to Point, sebelumnya perlu anda ketahui bahwa IP Default Rocket M5 yaitu : 192.168.1.20, dan didalam pembahasan kita ini saya memberi ip Radio Rocket M5 menjadi 1.1.1.100 yang menjadi sebagai Access Point nya, sedangkan untuk station nya saya beri Ip address 1.1.1.101.

Tahap pertama ubah IP Address komputer atau laptop anda menjadi 1.1.1.5 kemudian buka Mozilla atau Opera, ketikkan di address bar IP Address Access Point anda seperti ini 1.1.1.1 kemudian Enter maka akan muncul username dan password Login nya.
Username : ubnt
Password : ubnt
dapat anda lihat seperti gambar di bawah ini

Kemudian klik Login, maka anda akan masuk ke menu utama Rocket M5 AirOS, Lalu klik menu Network untuk merubah IP Address Radio Rocket M5 anda serta Gateway nya, seperti gambar dibawah ini.

Kemudian langkah selanjutnya klik menu Wireless
" Wireless Mode : Access Point "
" SSID : Nama SSID Access Point anda "
" Channel Width : Anda bisa buat 20 Mhz / 40 Mhz "
" Frequency List, Mhz : klik "enabled" kemudian klik edit dan pilih frequency yang tidak dipakai Radio orang lain."
" Max TX Rate, Mbps : MCS 12 - 180 --> automatic "
Wireless Security
" Security : WPA "
" WPA Authentication : PSK "
" WPA Preshared Key : Buat Password anda "

Kemudian pada menu "system" pilih "system account" Kemudia buat password login ke Radio anda seperti gambar berikut ini

Setelah selesai anda setting kemudian "reboot" radio anda.

Setting Station Radio [Rocket M5] AirOS Masuk ke Web-page radio anda, disini saya memberi ip radio station 1.1.1.101, kemudian login dengan username serta password anda, kemudian untuk merubah "Ip Address" klik "Network" dan ubah IP Address sesuka anda. Kemudian klik menu "Wrieless"
" Wireless Mode : Station "
" Channel Width : auto 20/40 MHz "
" Frequency Scan List, MHz : Enabled "
" Max TX Rate, Mbps : MCS 15 - 130 [300] automatic "

Wireless Security
" Security : WPA - AES "
" WPA Authentication : PSK "
" WPA Preshared Key : Samakan dengan pasword access point tadi "

Kemudian klik " Change ", lalu pada "SSID" klik " Select " untuk mensurvey access point anda seperti dibawah ini

Kemudian klik menu "System dan buat password Login untuk Web-page Radio anda.

Selasa, 15 April 2014

Hari kemarin saya telah mencoba menyeting bullet m5, dan berikut cara-sara nya :
  1. Pastikan semua pemasangan telah benar sesuai dengan petunjuk maka masukkan IP pada LAN komputer anda,Baca pada bungkus Bullet 2 Ubiquity bahwa IP ubiquity adalah 192.168.1.20 Maka pada komputer anda harus satu blok dengan IP bullet 2 Ubiquity.


  2. Buka browser dan ketikkan IP address dari BULLET 2 ubiqity yaitu 192.168.1.20, kemudian jika meminta username password masukkan username default ubnt password default ubnt.


  3. Pilih Menu Link Setup kmudian wireless mode nya pilih station, untuk menjadi client, apabila ingin menjadi pemancar pilih option Access Point.


  4. Pilih menu select di samping kolom SSID untuk mengkoneksikan denga access point ISP yang ada di daerah anda, kemudian pilih SSID Access Point dan klik tombol select.


  5. Muncul Tampilan proses seperti di bawah ini biarkan saja sampai selesai :


  6. Selesaii… pada posisi default Bullet bertindak sebagai Bridge, dan posisi Bridge ini bisa kita lihat pada menu Network, seperti tampilan di bawah ini :


  7. Misal kita di kasih IP oleh pemancar ISP nya atau RTRWNET nya sebagai berikut :
    IP :192.168.40.247
    Subnet : 255.255.255.0
    Gateway :192.168.40.254
    DNS : 202.155.0.10
    DNS 2 : 202.155.0.15
    Maka IP tersebut harus kita masukkan ke IP Address komputer kita karena posisi Bullet sebagai Bridge.


  8. Jika kita ingin memilih posisi Bullet 2 sebagai router, maka IP yang diberikan dari ISP atau server kita, kita isikan ke Bullet nya sebagai berikut :


  9. Dan centang pada DHCP server nya BULLET, maka ip komputer harus kita kosongkan, (obtained) yang ip nya langsung di dapat dari BULLET nya sendiri.
  10. Selesai. Sekarang coba kita ping ke google.com. jika reply berarti sudah terkoneksi dengan baik.

Sabtu, 12 April 2014

Debian dikembangkan oleh Ian Murdock, pada tanggal 16 Agustus 1933

Debian berasal dari kata DEBRA ( Istri Ian ) dan IAN

Kelebihan Debian :

  1. Dibuat dan didukung oleh komunitas dg kontrol kualitas sendiri.
  2. pemaketan dan kontrol kualitas yang sangat baik
  3. Pengembangan yang sangat baik : stable, testing, unstable
  4. Punya bag tracking system sangat baik
  5. Free software
Kelemahan Debian :
  1. Kurangnya program proprierity popular ( karena free software )
  2. waktu pembuatan yang lama
  3. tidak ada control center berbasis GUI
  4. Kurangnya dukungan akan hardware
Debian port untuk linuk : ( dirilis )
  1. Intel x86 ( i386 )
  2. Motorola 6800 ( m68k )
  3. Sun SPARC ( sparch )
  4. Compaq Alpha AXP ( alpha )
  5. Power pc ( powerpc )
  6. ARM ( arm )
  7. MIPS ( mips dan mipsel )
  8. HP PA-RISC
  9. Intel IA-64 ( ia64 )
  10. IBM S/390 ( s390 )
  11. AMD x86 ( AMD64 )
  12. Power PC64 ( ppc64 )
  13. Hitachi Supertl ( ih )
  14. ARM Big Endian ( armeb )
  15. Ranesas M32R ( m32r )

Jumat, 11 April 2014

SO Jaringan TEXT/CLI adalah suatu software untuk memanage sebuah jaringan baik server maupun klien, pengoperasianya hanya dengan keyboard dan menggunakan perintah perintah tertentu.

Contoh SO Jaringan  ini adalah : Debian, Ubuntu, Redhat, Mandriva, Free BSD, Dll.

Kelebihan SO Ini adalah :

  1. Spek rendah
  2. Free software
  3. Open source
Kelemahan SO ini adalah :
  1. Tampilan yang membosanakan
  2. User harus menghafal berbagai perintyah perintah
  3. Kurangnya dukungan akan hardware
  4. Tidak semua aplikasi dapat kompatible

Kamis, 10 April 2014

Jika yang kemaren saya sudah posting tentang bagaimana Instalsi DHCP Server, sekarang saya akan memposting tentang bagaimana Mengesahkan DHCP Server. Langsung saya ini caranya :

  1. Klik Start lalu klik Administration Tool lalu klik DHCP, simbol DHCP berawarna merah karena DHCP Server belum Aktif
  2. Untuk mengaktifkanya klik kanan Servernya lalu pilih  Authorize. Jika beberapa saat pada gambar tidak ada perubahan, klik kanan Servernya dan pilih saja Refresh. Dan akan tampak menjadi aktif ( lampu indikator yang sebelumnya merah akan menjadi hijau ).

Selasa, 08 April 2014

Instalasi DHCP Server
Ini step by stepnya :

  1. Klik Start, klik Administration Tool, lalu klik configure your server wizard.
  2. Tampil kotak dialog, klik Next, tampil informasi yang memberitahukan agar anda melaksanakan item yang diberitahu dahulu, klik Next.
  3. Tampil kotak pilihan model dari sever yang sudah terpasang dan yang belum terpasang. Pilih DHCP Server, lalu klik Next. Tampil informasi instalasi DHCP Server serta membuat Scope baru secara Wizard, klik  Next.
  4. Terjadi konfigurasi komponen, kemudian tampil Wizard untuk scope baru, klik Next.
  5. Tampil isian nama dan uraianya. Klik Next. Tampil isian untuk Scope IP yang akan dipakai.
  6. Ketik IP pada Start IP Address dan  End IP Address.
  7. Tampil kotak dialog Add Exclussion, yaitu alamat yang tidak dipakai dalam DHCP. Lalu klik Add. lalu Next.
  8. Tampil kotak isian untuk membatasi waktu pemakaian IP yang diberikan DHCP Server, lalu setting waktunya, lalu klik Next. Tampil konfirmasi apakah ingin melakukan konfigurasi, pilih Yes, lalu Next. Lalu tampil isian alamat IP Router. Karena tidak pakai router, pilih Next saja
  9. Tampil kotak isian nama Domain induk dan DNS Server.
  10. Ketik nama domain pada "parent domain", dan nama server pada "server name", klik tombol Resolve, sehingga tampil alamat IP pada sisan IP Address klik Add, lalu klik Next.
  11. Muncul kotak dialog untuk isian alamat IP WINS Server.
  12. Pada kotak Server Name ketik nama server, klik Resolve, akan tampil alamat WINS. Server  tersebut pada kotak isian IP Address klik Add, lalu klik Next.
  13. Tampil kotak i\konfigurasi yang menyatakan apakah anda ingin segera mengaktifkan alamat IP yang baru disetting. Pilihan yang diberikan Yes, klik Next saja , lalu Finish.

Senin, 07 April 2014

Konfigurasi dan Install Active Directory
Langsung saja ke step by stepnya :

  1. Klik Start lalu klik Run, kemudian ketikkan DCPROMO pada kotak open, lalu ok.
  2. Muncul kotak Active Directory Instalation Wizard klik saja Next.
  3. Tampil informasi yang menyatakan versi windows 95 dan windown NT 4.0 dengna SP-3, atau sebelumnya tidak kompatibel. Kemungkinan tidak dapat diakses atau lambat untuk login ke dalam domain controler, disebabkan karena Windows Server 2003 sudah menggunakan otontification dengan memakai protokol SMB, lalu klik saja Next.
  4. Tampil Tipe Domain Controler, klik Next.
  5. Tampil pilihan membuat "Creat New Domain", karena ini server satu-satunya pada jaringan maka pilih Domain In New Forest, lalu Next.
  6. Tampil kotak isian nama DNS-nya. Isikan Tkj.net (atau bisa lainya), lalu  Next.
  7. Tampil isian untuk lokasi folder database dan log debgab default yang diberikan C:\Windows\NTDS dan C:\ Windows NTDS, klik  Next. Begitu pula untuk folder System Volume Sharenya, Default yang diberikan yaitu C:\Windows\SYSVOL.
  8. Tampil pesan yang menyatakan bahwa DNS Server belum terpasang atau belum dikonfigurasi, klik Next. Tampil kotak permission, biarkan dengan default, klik Next.
  9. Tampil isian password, setelah anda isi dan ulangi pada isian berikutnya, lalu Next. Tampil summary yang berisi informasi yang akan diproses, lalu Next.
  10. Lakukan proses instalasi sampai komputer booting ulang.

Sabtu, 05 April 2014

Pengujian Koneksi Radio

  1. Lakukan pengujian signal, mirip dengan pengujian noise, hanya saja pada saat ini antena dan kabel (termasuk POE) sudah dihubungkan ke perangkat radio
  2. Sesuaikan channel dan nama SSID (Network Name) dengan identitas BTS / AP tujuan, demikian juga enkripsinya, apabila dipergunakan otentikasi MAC Address maka di AP harus didefinisikan terlebih dahulu MAC Address station tersebut
  3. Bila menggunakan otentikasi Radius, pastikan setting telah sesuai dan cobalah terlebih dahulu mekanismenya sebelum dipasang
  4. Perhatikan bahwa kebanyakan perangkat radio adalah berfungsi sebagai bridge dan bekerja berdasarkan pengenalan MAC Address, sehingga IP Address yang didefinisikan berfungsi sebagai interface utility berdasarkan protokol SNMP saja, sehingga tidak perlu dimasukkan ke dalam tabel routing
  5. Tabel routing didefinisikan pada (PC) router dimana perangkat radio terpasang, untuk Wireless In A Box yang perangkatnya terpisah dari (PC) router, maka pada device yang menghadap ke perangkat radio masukkan pula 1 IP Address yang satu subnet dengan IP Address yang telah didefinisikan pada perangkat radio, agar utility yang dipasang di router dapat mengenali radio
  6. Lakukan continuos ping untuk menguji stabilitas koneksi dan mengetahui PER
  7. Bila telah stabil dan signal strenght minimum good (setelah diperhitungkan noise) maka lakukan uji troughput dengan melakukan koneksi FTP (dengan software FTP client) ke FTP server terdekat (idealnya di titik server BTS tujuan), pada kondisi ideal average troughput akan seimbang baik saat download maupun up load, maksimum troughput pada koneksi radio 1 mbps adalah sekitar 600 kbps dan per TCP connection dengan MTU maksimum 1500 bisa dicapai 40 kbps
  8. Selanjutnya gunakan software mass download manager yang mendukung TCP connection secara simultan (concurrent), lakukan koneksi ke FTP server terdekat dengan harapan maksimum troughput 5 kbps per TCP connection, maka dapat diaktifkan sekitar 120 session simultan (concurrent), asumsinya 5 x 120 = 600
  9. Atau dengan cara yang lebih sederhana, digunakan skala yang lebih kecil, 12 concurrent connection dengan trouhput per session 5 kbps, apa total troughput bisa mencapai 60 kbps (average) ? bila tercapai maka stabilitas koneksi sudah dapat dijamin berada pada level maksimum
  10. Pada setiap tingkat pembebanan yang dilakukan bertahap, perhatikan apakah RRT ping meningkat, angka mendekati sekitar 100 ms masih dianggap wajar.

Jumat, 04 April 2014

Pointing Antena
  1. Secara umum antena dipasang dengan polarisasi horizontal
  2. Arahkan antena sesuai arah yang ditunjukkan kompas dan GPS, arah ini kita anggap titik tengah arah (center beam)
  3. Geser antena dengan arah yang tetap ke kanan maupun ke kiri center beam, satu per satu pada setiap tahap dengan perhitungan tidak melebihi ½ spesifikasi beam width antena untuk setiap sisi (kiri atau kanan), misalkan antena 24 db, biasanya memiliki beam width 12 derajat maka, maksimum pergeseran ke arah kiri maupun kanan center beam adalah 6 derajat
  4. Beri tanda pada setiap perubahan arah dan tentukan skornya, penentuan arah terbaik dilakukan dengan cara mencari nilai average yang terbaik, parameter utama yang harus diperhatikan adalah signal strenght, noise dan stabilitas
  5. Karena kebanyakan perangkat radio Wireless In A Box tidak memiliki utility grafis untuk merepresentasikan signal strenght, noise dsb (kecuali statistik dan PER) maka agar lebih praktis, untuk pointing gunakan perangkat radio standar 802.11b yang memiliki utility grafis seperti Orinoco atau gunakan Wave Rider
  6. Selanjutnya bila diperlukan lakukan penyesuaian elevasi antena dengan klino meter sesuai sudut antena pada station lawan, hitung berdasarkan perhitungan kelengkungan bumi dan bandingkan dengan kontur pada peta topografi
  7. Ketika arah dan elevasi terbaik yang diperkirakan telah tercapai maka apabila diperlukan dapat dilakukan pembalikan polarisasi antena dari horizontal ke vertical untuk mempersempit beam width dan meningkatkan fokus transmisi, syaratnya kedua titik mempergunakan antena yang sama (grid parabolic) dan di kedua titik polarisasi antena harus sama (artinya di sisi lawan polarisasi antena juga harus dibalik menjadi vertical).

Kamis, 03 April 2014

Kali ini saya akan berbagi ilmu tentang bagaimana merakit antena microwase, langsung saja ini cara caranya :
  1. Antena microwave jenis grid parabolic dan loop serta yagi perlu dirakit karena terdiri dari sejumlah komponen, berbeda dengan jenis patch panel, panel sector maupun omni directional.
  2. Rakit antena sesuai petunjuk (manual) dan gambar konstruksi yang disertakan.
  3. Kencangkan semua mur dan baut termasuk konektor dan terutama reflektor.
  4. Perhatikan bahwa antena microwave sangat peka terhadap perubahan fokus, maka pada saat perakitan antena perhatikan sebaik-baiknya fokus reflektor terhadap horn (driven antena), sedikit perubahan fokus akan berakibat luas seperti misalnya perubahan gain (db) antena.
  5. Beberapa tipe antena grid parabolic memiliki batang extender yang bisa merubah letak fokus reflektor terhadap horn sehingga bisa diset gain yang diperlukan

Rabu, 02 April 2014

JARINGAN PEER TO PEER

Jaringan Peer to Peer, pada tipe jaringan Peer to Peer, setiap Komputer / Workstation dapat bertindak sebagai Server maupun sebagai Workstation (Client). Sehingga tidak ada perbedaan antara Server dan Workstation (Client).

Jaringan Peer to Peer ini , tidak perlu menggunakan HUB / SWITCH untuk menghubungkan dua buah PC / Laptop karena untuk menghubungkan keduanya, dapat dihubungkan secara langsung menggunakan kabel UTP tanpa perantara. Dalam jaringan Peer to Peer inipun, setiap PC / Laptop yang saling terhubung dapat saling berbagi sumber daya dalam jaringan tanpa harus dikendalikan oleh salah satu PC/Laptop yang  terhubung, karena semuanya memiliki hak akses yang sama dan tidak dibatasi.

Dalam jaringan Peer to Peer pun tidak perlu menggunakan Operating System (OS) khusus untuk Server, karena pada tipe jaringan ini tidak memiliki sebuah Server. Untuk menghubungkan 2 buah PC / Laptop menggunakan kabel UTP, harus menggunakan kabel UTP yang bertipe CrossOver, karena jika menggunakan tipe pengkabelan Straight Through, maka kabel LAN tidak akan terkoneksi, terkecuali Lan Card atau Ethernet yang kawan-kawan gunakan sudah mendukung Straight Through.

Kelebihan

  • Biaya instalasi yang lebih murah.
  • Tidak memerlukan OS Khusus untuk server.
  • Tidak membutuhkan administrator.
  • Kelangsungan jaringan tidak bergantung pada server, Jadi, ketika salah satu PC / Laptop mengalami gangguan , maka jaringan tidak akan terganggu.


Kekurangan

  • Tingkat keamanan kurang.
  • Tidak cocok digunakan untuk Jaringan berskala besar dan kompleks.
  • Troubleshooting jaringan lebih sulit.
  • Kemampuan kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan Client Server


JARINGAN CLIENT-SERVER

Jaringan Client Server, jaringan ini memiliki dua komponen utama, Yaitu Server dan Client (Workstation). Yang di maksud dengan Server, adalah komputer pusat yang menyediakan semua fasilitas data yang berada dalam sebuah jaringan bagi komputer lain. Sedangkan Client(Workstation) itu sendiri merupakan komputer yang menggunakan atau menerima fasilitas yang disediakan oleh Server. Jadi biasanya Server hanya ada satu, yang bisa menyimpan dan membagikan segala jenis data dan fasilitas yang dibutuhkan oleh komputer lain. Server didalam jaringan Client Server biasa disebut dengan Dedicated Server.

Kelebihan

  • Dari segi kecepatan, tipe jaringan ini memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi , dikarenakan SERVER tidak dibebani sebagai Workstation.
  • Dari segi Back Up, tipe jaringan ini memiliki sistem Back Up dan keamanan yang lebih baik, dikarenakan Back Up dilakukan terpusat pada server.
  • Dari segi keamanan dan administrasi, Tipe jaringan ini lebih baik, dikarenakan hanya ada satu pemakai saja yang bertugas sebagai Administrator yang mengatur Sistem keamanan dan Administrasi dalam jaringan.

Kekurangan

  • Segala jenis hubungan antara Server dan Workstation , tergantung seluruhnya kepada Server, Jika server mengalami gangguan , maka seluruh jaringan akan trganggu.
  • Biaya operasional yang mahal.
  • Memerlukan sebuah komputer yang memiliki kemampuan yang sangat baik yang akan dijadikan sebagai Server.


Jumat, 28 Maret 2014

Sistem Operasi Jaringan adalah sistem operasi yang ditujukan utuk menangani jaringan. Umumnya, Sistem Operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna.
Pelayanan yang disediakan untuk pengguna antara lain layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak ( Sharing Printer ), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya tentunya masih banyak lagi.

Istilah ini populer digunakan pada akhir dekade 1980-an sampai awal dekade 1990-an. 

Beberapa Sistem Operasi Jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut :
  1. Microsoft MS-NET
  2. Microsoft Lan Manager
  3. Novell NetWare
  4. GNU/Linux
  5. Banyan VINES
  6. Beberapa varian UNIX, yaitu : SCO OpenServer, Novell UnixWare, Solaris.
Sekian sedikit pengetahuan tentang Sistem Operasi Jaringan. Pada pertemuan yang akan datang saya akan mempostingkan tentang tipe jaringan.

Kamis, 27 Maret 2014

1. Hal - hal yang Disiapkan
  • Tool yang digunakan untuk perbaikan, contoh :
  1. Lan Tester
  2. Tone Generator
  3. Crimping Tool
  4. Obeng
  5. Dll.
  • Hardware dan Software untuk menggabti komponen yang bermasalah, contoh :
  1. NIC
  2. HUB
  3. Access Point
  4. Kabel dan Konektor
  5. CD Driver
  • Log Sheet

    Laporan hasil diagnosis jaringan yang berisi skema topologi, IP Address, permasalahan dan solusinya, sehingga mempermudah dalam perbaikan dan tidak trial and error.
  • Keahlian untuk memperbaiki, contoh :
  1. Dapat memasang NIC
  2. Mengrimping
  3. Install driver
  4. Dll.
2. Langkah Langkah Setting Ulang Jaringan
  1. Mempersiapkan perbaikan
  2. Melakukan perbaikan jaringan
  3. Melakukan setting ulang jaringan 
  4. Memeriksa hasil perbaikan jaringan
3. Melakukan Perbaikan Jaringan
  • Tindakan untuk memperbaiki atau menghubungkan komputer client dengan komputer jaringan
  • Tindakan yang dilakukan termasuk pemasangan & konfigurasi ulang perangkat yang diganti.
4. Memeriksa Hasil Perbaikan
  1. Memeriksa pemasangan LAN Card 
  2. Memeriksa pemasangan konektor
  3. Setting ulang atau konfigurasi ulang seara software
5. Menguji Konektifitas Jaringan
  • Dilakukan untuk mengetahui apakah komputer yang kita konektifiaskan telah berhasil masuk dalam jaringan.
  • langkah langkahnya :
  1. Menggunakan menu Network > Find Computer
  2. Double klik pada Network Neighborhood
  3. Denggan menggunakan MS-DOS, ketikkan ipconfig/all.

Rabu, 19 Maret 2014

Dalam membangun sesutau kita tidak pernah luput dari masalah masalah, begitu juga jika kita membangun suatu jaringan lokal, pasti ada masalah yang muncul pada jaringan tersebut. untuk lebih jelasnya tentang apa saja masalah yang sering muncul pada jaringan lokal mari kita simak di artikel ini.


1. Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan

Mati atau tidak berfungsinya komponen pendukung jaringan disebabkan oleh korosi (berkarat) dan rusak. Korosi yang terjadi dikarenakan ruang atau tempat jaringan yang lembab dan juga pemakaian yang suah terlalu lama tanpa adanya perawatan yang berkala. Dalam sistem jaringan LAN sering kita menyebut permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu disebut jaringan dalam kondisi down. Down pada jaringan LAN disebabkan system dalam jaringan LAN tersbut atau karena tidak berfungsinya peralatan maupun komponen dalam jaringan LAN tersebut. Down dalam jaringan LAN lebih mudah diatasi karena kita dapat mendeteksi melalui indicator-indikator yang dapat kita lihat. Indikator-indikator tersebut memberikan isarat jika terjadi kerusakan atau tidak berfungsinya komponen.


2.  Kerusakan pada Kabel dan konektor Jaringan

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu :

a. Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST.

Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan.

b. Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45.

Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan  pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch.

c. Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC.

Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar komputer berhenti.


3. Gangguan atau Kerusakan pada Hub/switch

Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.


4. Tidak bisa sharing data

Hal ini sering terjadi dikarenakan sharing pada computer masih di disable jadi kita harus mengaktifkan. Selain itu mungkin sedang terjadi hang pada computer dan yang harus ditempuh adalah merestar komputer. Hal ini juga sering terjadi karena ip config.


5. Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain

Hal ini sering terjadi dikarenakan alamat digunakan dan IP yang kosong. Solusinya ganti IP address sehingga bisa terdeteksi oleh komputer lain.


6. Tidak muncul Local Area Connection

Hal ini kemungkinan besar kita lupa untuk mengisntal driver Network Adapter. jadi solusinya yang harus dilakukan adalah menginstal Driver Network Adapter.


7. Icon Lan Area Connection tidak berkedip biru

Hal ini sering terjadi karena kita dalam memasang konektor kurang tepat, coba lihat lampu indicator pada konektor apakah sudah menyala atau belum. Jika belum coba cabut dan tancapkan kembali.


8. Lambatnya Jaringan Dan Bagaimana Memperbaikinya Performanya

Performa jaringan yang sangat lambat ini biasanya disebabkan oleh congestion jaringan (banjir paket pada jaringan), dimana traffic data melebihi dari kapasitas bandwidth yang ada sekarang. Performa LAN juga bisa diperbaiki dengan menggunakan link backbone Gigabit dan juga Switch yang mempunyai performa tinggi. Jika system jaringan menggunakan beberapa segment, maka penggunaan Switch layer 3 akan dapat menghasilkan jaringan yang berfungsi pada mendekati kecepatan kabel dengan latensi minimum dan secara significant mengurangi jaringan yang lambat.


9. Kerusakan jaringan karna Serangan Trojan Virus

Jika environment jaringan anda terinfeksi dengan Trojan virus yang menyebabkan system anda dibanjiri oleh program-2 berbahaya (malicious programs), maka jaringan akan mengalami suatu congestion yang mengarah pada kelambatan system jaringan anda, dan terkadang bisa menghentikan layanan jaringan.

BitDefender Corporate Security adalah solusi manajemen dan keamanan bisnis yang sangat tangguh dan mudah digunakan yang bisa memberikan perlindungan secara proaktif terhadap serangan viruses, spyware, rootkits, spam, phising, dan malware lainnya.

Selasa, 18 Maret 2014

Untuk membuat suatu jaringan di butuhkan kabel yang berfungsi sebagai penghubung. Kabel yang digunakan dirancang khusus untuk dapat berfungsi dengan baik. Ada 4 jenis kabel yang digunakan dalam merancang sebuah jaringan komputer. Kabel tersebut antara lain kabel Coaxial, kabel Unshielded Twisted Pair (UTP), kabel Shielded Twisted Pair (STP) dan kabel Serat Optik (Fiber Optik).

Berikut ini jenis - jenis dan macam - macam kabel jaringan computer :


1. Kabel Coaxial










Pertama ditemukan pada tahun 1880-an, kabel ini umum dipakai untuk antena pada tv. Kabel Coaxial terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel. Beberapa jenis kabel coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.

Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk dan electrical interference (berasal dari petir dan sistem radio) karena terdapat semacam perlindungan logam/metal dalam kabel tersebut. 
Kabel coaxial hanya dapat mempunyai transfer rate data maximum 10 Mbps.

Karakteristik kabel coaxial :
  1. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
  2. Biaya Rata-rata per node murah
  3. Media dan ukuran konektor medium
  4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)

Jaringan yang menggunakan kabel coaxial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel coaxial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring.


2. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)










UTP merupakan kabel jaringan yang paling banyak digunakan karena UTP mempunyai tingkat noise yang kecil, disebabkan kabel dililitkan berpasangan sehingga Mengurangi gelombang elegtromagnetic yang dapat mengganggu pengiriman data. Kabel Unshielded Twisted Pair  (UTP) merupakan sepasang kabel yang di-twist/dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m. Umumnya di Indonesia warna kabel yang terlilit/di-twist adalah (orange-putih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biru-putih biru). Pada umumnya menggunakan konektor RJ-45. Pada saat ini penggunaan UTP cable merupakan pilihan yang paling efisien dalam pengembangan jaringan komputer berkecepatan tinggi 10 mbps s/d 100mbps.

Terdapat 5 kategori kabel UTP :

1. Category (CAT) 1
Digunakan untuk telekomunikasi telepon dan tidak sesuai untuk transmisi data.

2. Category (CAT) 2
Jenis UTP ini dapat melakukan transmisi data sampai kecepatan 4 Mbps.

3. Category (CAT) 3
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 10 Mbps.

4. Category (CAT) 4
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 16 Mbps.

5. Category (CAT) 5
Merupakan jenis yang paling popular dipakai dalam jaringan komputer di dunia pada saat ini. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan sampai dengan 100 Mbps.

Kabel jenis UTP semakin banyak dipakai dari pada STP lantaran pemasangannya yang sedikit lebih gampang serta murah. Dalam penyususan kabel Unshielded Twisted Pair dipakai dua cara, yakni Straight Cable (kabel lurus) serta Crossover Cable (kabel menyilang). Kabel Straight dipakai dalam menghubungkan workstation dengan hub, sedang Kabel Menyilang dipakai untuk menghubungkan pada komputer dengan komputer tanpa lewat hub/switch. Pemasangan kabel jenis straight membutuhkan urutan warna yang di tetapkan, yakni seperti berikut :

A. Straight cable
Straight Cable Menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan, Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah.

Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara internasional yang digunakan untukstraight cable ini.

Standart pemasangan

Urutan Ujung A
Putih Orange
Orange
Putih Hijau
Biru
Putih Biru
Hijau
Putih Coklat
Coklat

Urutan Ujung B
Putih Orange
Orange
Putih Hijau
Biru
Putih Biru
Hijau
Putih Coklat
Coklat

Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.

B. Crossover Cable
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). 
Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. 

Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”. Masih bingung? Begini cara mudahnya :

Urutan Ujung A
Putih orange
Orange
Putih hijau
Biru
Putih biru
Hijau
Putih coklat
Coklat

Urutan Ujung B
Putih hijau
Hijau
Putih orange
Biru
Putih biru
Orange
Putih coklat
Coklat

Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.

3. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)








Shielded twisted pair” adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”). Dilihat dari namanya Shielded Twisted Pair, kabel networking tipe ini terdiri dari 4 pasang dawai kabel yang masing-masing pasang dipelintir. Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. 

STP yang diperuntukkan bagi instalasi jaringan ethernet memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel STP memiliki kelebihan dan kekurangan persis samadengan kabel UTP, memiliki satu hal keunggulan yakni jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal dan harganya lebih mahal dari UTP. 

Tidak seperti kabel Coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukanbagian dari sirkuit data, karena itu perlu di-ground pada setiap ujungnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh tanpa bantuan device penguat (repeater). Konektor RJ-45 & Tang Crimping Konektor RJ-45 digunakan untuk memasang kabel UTP dan memiliki 8 buah pin sebagai media transmisi data. Kabel UTP disusun berdasarkan warna yang telah ditentukan (urutan STRAIGHT atau CROSS) kemudian dimasukkan ke konektor RJ- 45 dengan menggunakan sebuah tang khusus bernama tang crimping.

Kelemahan kabel STP
  1. Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
  2. Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
  3. Harganya cukup mahal.

Kegunaan Kabel STP
Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

4. Kabel Serat Optik (Fiber Optik)












Kabel fiber optik dibuat dari kaca yang dibungkus oleh pelindung dan material penguat. Fiber optik menggunakan cahaya untuk menghantar isyarat, berbeda dengan kabel tembaga yang menggunakan sinyalelektronik. karena itu kabel jenis ini tidak terpengaruh dengan gangguan elektromagnet. Kabel fiber optik sangat sesuai digunakan di kawasan yang banyak gangguan elektromagnet dan jarak yang jauh. 

Kabel fiber optik mendukung transmisi data berkecepatan tinggi tidak sama halnya dengan kabel tembaga (UTP dan Coaxial). besarnya data yang dapat di transmisikan memungkinkan penggunaan komunikasi yangmembutuhkan kecepatan seperti video konference. 10BaseF, 100BaseF, 1000BaseF merujuk kepada spesifikasi fiber optik yang membawa sinyal ethernet, angka F merujuk kepada Connector yang selalu digunakan untuk menyambung kabel fiber optik ialah ST connector yang menyerupai BNC Connector. Namun begitu SC connector akan menjadi lebih populer karena mudah digunakan. 

Penggunaan fiber optik umumnya digunakan pada jaringan besar dan jaringan tulang punggung (backbone). Tipe ini berisi satu serat kaca tipisyang mengalirkan data dalam pulsa cahaya. Cahaya pulsa merepresentasikan informasi digital yang dibawa melalui jaringan. Harga dan instalasi fiber optik memang mahal walaupun kini semakin turun karena itu pada umumnya orang kemudian mengkombinasikannya dengan kabel tembaga. berdasarkan jalur sinyal yang dikirimkan, FO dibagi menjadi 2, yaitu Single mode dan Multi mode.

Fungsi
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data.

Karakteristik Kabel Fiber Optic
  1. Beroperasi pada kecepatan tinggi (gigabit per detik)
  2. Mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar
  3. Biaya rata-rata pernode cukup mahal
  4. Media dan ukuran konektor kecil
  5. Kebal terhadap interferensi elektromagnetik
  6. Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 - 60 kilometer)
Keuntungan Kabel Fiber Optic

  1. Kecepatan jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.
  2. Bandwith, Fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
  3. Distance yaitu sinyal-sinyal dapat di transmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan "refresh" atau "diperkuat"
  4. Kabel-kabel fiber optic membutuhkan biaya alternatif murah 


Senin, 17 Maret 2014

Kali Ini PRAKERIN Akan Berbagi Informasi tentang Macam-macam Jaringan Pada Komputer. Jenis atau spesifikasi antar komputer yang digunakan tidak harus sama atau sejenis untuk dapat saling berhubungan. Yang terpenting masing-masing komputer memiliki sebuah alat koneksi seperti LAN card, Bluetooth, Wireless Card, atau lainnya dan menggunakan satu aturan protokol atau aturan komunikasi yang sama, atau disebut juga dengan TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol).


Macam-macam jaringan komputer

dilihat dari fungsinya dapat dibagi menjadi dua:


1. Jaringan Peer-to-peer

Tipe jaringan ini, masing-masing komputer terhubung langsung dengan lainnya menggunakan satu line. Penggunaannya tanpa alat komunikasi tambahan atau juga server. Jaringan ini hanya bisa menghubungkan dua unit komputer. Jenis inin pertama kali dipopulerkan para aplikasi file sharing seperti KaZaA atau Napster. Ide konsep ini lahir sekitar akhir 1980-an ketika komputer menjadi salah satu inventaris wajib setiap perusahaan kecil atapun perusahaan besar. 

Keuntungan dari jaringan peer-to-peer ini adalah dalam sistem pencarian dan pemindahan data yang cepat. Prosesnya menjadi lebih cepat dibandingkan harus memindahan data ke flashdisk lalu menyimpannya ke komputer yang lainnya.


2. Jaringan Client Server

Pada jaringan ini dibutuhkan satu unit komputer yang nantinya akan dijadikan sebagai alat komunkasi atau server. Gunanya yaitu untuk menghubungkan antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. Sehingga, komputer yang bisa dihubungkan lebih dari satu unit dengan lebih line.

Kelebihan pada jaringan ini yaitu semua data bisa dijadikan satu yang disimpan di satu tempat (server). Sehingga, penempatan dan pengolahan data menjadi lebih tertata. Tetapi ini teryata bisa menjadi sebuah kelemahan juga karena jika server tersebut mengalami gangguan dengan jaringannya, semua komputer tidak bisa mengakses data.

Itulah macam-macam jaringan komputer berdasarkan fungsinya yang ternyata memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain.


Topologi Jaringan Komputer



Secara Topologi macam-macam jaringan komputer bisa dibagi menjadi empat jenis:

1. Topologi Bus

Masing-masing komputer saling terhubung dengan jalur jaringan satu jalur data utama atau back bone dengan menggunakan kabel. Lebih umumnya jaringan ini terhubung secara paralel. Jaringan ini sering dipakai pada jaringan dengan basis fiber optic.

Instalasi jaringan ini sangat sederhana, optimal, murah, dan cukup optimal. Maksimal komputer yang berada dalam jaringan ini antara 5 sampai 7 unit saja. Kesulitan yang kerap kali terjadi yaitu adanya tabrakan data ( collision ) karena mekanisme topologi bus ini yang sangat sederhana. 

Kekurangannya adalah jika terjadi gangguan di sepanjang kabel server, semua jaringan akan ikut terganggu.


2. Topologi Ring

Pada jaringan ini menggunakan prinsip lingkaran, dalam artian secara teknis masing-masing komputer saling menyambung dengan dua komputer. Begitu halnya dengan yang lainnya hingga tidak ada komputer yang menjadi ujung atau terputus. Lebih umumnya jaringan ini terhubung secara seri.

Kelemahan tipe jaringan ini yaitu jika ada salah satu komputer yang mengalami masalah dengan sistem jaringannya, keseluruhan jaringan komputer lainnyapun akan ikut terganggu. Tetapi dengan adanya jaringan FFDI ini dapat digunakan untuk mengantisipasi kekurangan ini. Dengan pemindahan data searah jarum jam atau pun berlawanan jarum jam secara bersamaan. Kelemahan jaringan ini yaitu adanya kesulitan dalam mendeteksi kerusakan. Terutama jika terjadi kerusakan, bisa menjadi penyebab terjadinya collision atau istilah dari penggabungan dua kelompok data.

Keunggulan jaringan ini adalah memiliki kecepatan yang maksimal dibandingkan dengan jaringan jenis lainya. Jaringan ini menggunakan fitur yang mengharuskan mampu real time seperti video dan audio. 


3. Topologi Mesh

Sama halnya dengan jenis jaringan peer to peer, tetapi menggunakan lebih dari dua unit komputer. Itulah sebabnya sistem jaringan model seperti ini tidak efisien karena terlalu banyak komputer di dalamnya. Sementara masing-masing komputer harus dihubungkan secara langsung. Akhirnya membuat sistem yang rumit dalam mengorganisaikan sistem jaringannya. Hal ini disebabkan oleh tiap-tiap dua komputer yang harus memiliki line tersendiri.


Kelebihan jaringan ini terleta pada jaminan data yang dapat langsung dikirim ke komputer tujuan tanpa harus melewati komputer lainnya Denga begitu, kecepatan pengiriman data yag akan digunakan menjadi lebih optimal. Apabila terjadi gangguan pada salah satu komputer, koneksi yang lainnya tidak akan ikut terganggu.


4. Topologi Star


Tipe jaringan ini bisa dijadikan solusi dari tipe jaringan mesh. Alasannya karena masing-masing komputer hanya menggunakan satu line. Satu line inilah yang nantinya dihubungkan pada satu alat komunikasi. Hubungan inilah yang kita kenal dengan hub atau switch. Dengan alat ini, penataan sistem jaringan akan menjadi lebih efisien. Jika salah satu komputer mengalami gangguan, tidak mengganggu sistem jaringan dengan komputer lainnya. 

Kelebihan jaringan ini terhadap lalu lintas data yaitu adanya kestabilan di saat jaringan sibuk.


Itulah macam-macam jaringan jika kita lihat berdasarkan topologinya. Setiap Topologi jaringan dari macam-macam jaringan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Penggunaanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.



Jaringan Komputer Berdasarkan Area

Sedangkan jika melihat macam-macam jaringan berdasarkan dari areanya, jaringan dapat dibagi menjadi tiga:


1. Local Area Network (LAN)

Jenis jaringan ini hanya menghubungkan komputer-komputer lokal secara bersamaan untuk saling bertukar data atau informasi. Jaringan ini sering digunakan pada jaringan-jaringan kecil dalam beberapa ruangan atau lembaga yang dihubungkan melalui satu pusat jaringan utama atau disebut dengan gateway.

Kebanyakan LAN berbasis teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang menggunakan perangkat switch. Wi-fi atau teknologi 802.11b juga sering dipakai untuk membuat jaringan LAN ini, atau sering disebut hotspot. Jaringan LAN ini memiliki kecepatan pemindahan data yang paling tinggi di antara jenis lainnya.


2. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan MAN adalah perkembangan metode jaringan LAN yang lebih besar dengan menggunakan lebih dari satu gateway. Selanjutnya dihubungkan melalui satu server utama. Jenis jaringan ini sering diaplikasikan pada jaringan di wilayah kampus, perkotaan atau perkantoran karena jangkauan jaringan ini sangat luas. Bisa mencakup antara 10 sampai 50 KM. Jaringan tipe ini sering juga disebut sebagai intranet. Beberapa teknologi yang digunakan dalam WAN adalah Asynchronous Transfer Mode (ATM), SMDS dan FDDI.


3. Wide Area Netwok (WAN)

Jaringan ini mempunyai cakupan yang sangat luas karena menggunakan lebih dari satu server utama, yang kemudian masing-masing server tersebut nantinya akan terhubung melalui jaringan tersendiri agar terkoneksi. Jaringan ini mencakup area antar negara atau satu dunia yang sekarang dikenal sebagai Internet.

Dalam penerapannya sehari-hari, untuk menghubungkan jaringan WAN dengan jaringan LAN akan dibutuhkan alat untuk mengatur gateway-nya yang disebut sebagai Router dan saluran komunikasi publik.